twitter instagram
  • Home
  • Japanese
  • Mandarin
  • Korea
  • Dark Fairytales
  • Nonfiksi

Asako no Niwa

Irrashaimase mina-san. Douzou yonde kudasai


Judul Asli: さよなら妖精 (Sayonara Yousei)
Judul Terjemahan: Goodbye Fairy
Penulis: Yonezawa Honobu
Genre: Mystery
Jenis: Japanese Literature
Penerbit: Penerbit Haru
ISBN: 978-623-7351-31-3
Ukuran: 13x19 cm
Tebal: 360 Halaman
Cetakan ke: 1
Terbit: April 2020
Harga: Rp 99.500,00
Rating: 4 of 5

       Ohayou mina-san, kali ini saya akan mereview sebuah novel Yonezawa Honobu-sensei yang awalnya direncanakan merupakan bagian dari serial Hyouka. Sayangnya karena satu dan lain alasan, novel ini akhirnya dijadikan novel yang benar-benar berbeda, meskipun kita masih bisa menemukan karakter Hyouka di dalamnya. Yonezawa-sensei memang terkenal dengan misteri ringannya. Apakah Goodbye Fairy akan seringan Hyouka ataukah malah saya akan dibuat terkagum dengan karya sensei yang satu ini. Mari kita mulai reviewnya mina-san.

Blurb
Bulan April 1991, Moriya Michiyuki bertemu
dengan seorang gadis asing di tengah hujan
bernama Maya. Maya berasal dari Yugoslavia dan
akhirnya banyak menghabiskan waktu bersama
Moriya dan teman-temannya. Hari-hari mereka 
akhirnya dipenuhi misteri-misteri kecil
karena Maya selalu ingin tahu.

"Apa ada makna filosofisnya?" adalah pertanyaan
baku yang selalu Maya ucapkan, membuat hal
paling kecil pun jadi misteri

Akan tetapi, misteri terbesar muncul saat Maya
pulang ke negaranya tanpa sekali pun memberikan
secuil kabar. Mengapa Maya jauh-jauh datang ke
Jepang, dan apa yang sebenarnya terjadi setelah
dia pulang ke negaranya?

Ini adalah secuil kisah di balik pecahnya
Yugoslavia pada 1992.

Review
       Seperti biasa, mari kita bahas dari desain cover. Novel Goodbye Fairy ini memiliki cover yang unik dari pada novel terjemahan Penerbit Haru yang lain. Uniknya adalah tetesan air dan gambar payung pada bagian cover depan Goodbye Fairy terlihat berubah warna, tergantung dari sisi mana kalian melihatnya. Saya tidak terlalu mengerti apa namanya tapi bagi saya terlihat sangat keren. Penempatan, pemilihan font dan warna judul tampak sangat cantik dengan warna putih yang lebih dominan. Terdapat gambar awan yang seperti menekankan tema cuaca pada novel. Yang paling saya suka adalah warna backgroundnya, ungu yang manis sekali. Mengingatkan saya ketika melihat sosok Chitanda Eru. Saya benar-benar suka perpaduan desain cover novel Goodbye Fairy.

       Seperti pada novel Hyouka, novel ini mengambil sudut pandang orang pertama. Tema yang diangkat adalah misteri sehari-hari dan alur yang digunakan adalah alur mundur. Ketika Hyouka memiliki 4 tokoh sentral, disini kita dapat menemukan 5 tokoh yaitu Maya, Moriya, Shirakawa, Fumihara dan Sendo. Kelima tokoh dalam novel ini memiliki karakter yang khas anak remaja. Emosi yang terbangun antar tokoh sangat baik sehingga saya dapat masuk ke dalam cerita dengan lancar. Maya merupakan pendatang dan saya rasa disini Yonezawa-sensei dapat mendeskripsikan kesulitan komunikasi antara Moriya dan kawan-kawan dengan Maya. Misteri yang disajikan pun sangat santai dan tidak terlalu berat pada bagian awal sehingga saya cukup menikmati pengalaman membaca Goodbye Fairy. Setting tempat ini ada dua yaitu Jepang dan Yugoslavia. Kalian akan tahu ketika membacanya, mengapa saya menambahkan Yugoslavia. Suasana Jepang yang kental sangat terasa dalam novel ini karena kita diperkenalkan dengan budaya Jepang seperti makanan Kohaku Daifuku, Kuil Tsukasa, Kesenian Kyudo dan masih banyak lagi. Selain budaya Jepang, seperti yang dijelaskan dalam blurb, novel ini juga meneritakan tentang pecahnya Yugoslavia. Yang mungkin berisi beberapa informasi yang membuat kalian merasa seperti belajar materi sejarah dunia. 

       Saya sangat menyukai perkembangan antara Maya, Moriya dan kawan-kawannya. Membaca novel ini membuat saya merasa seperti benar-benar bersama mereka. Saya pun merasa seperti benar-benar berada di Jepang ketika membaca novel ini. Sayangnya kalian disuguhkan misteri sederhana pada awalnya, namun perlahan menjadi sangat kompleks karena menyangkut suatu negara. Saya hanya bisa merasa antara bingung dan kagum, bagaimana bisa Yonezawa-sensei menjelaskan Yugoslavia sekeren ini? Ketika membaca novel ini perasaan saya pun ditarik ulur. Saya pribadi suka interaksi Moriya dan Maya, entah mengapa mereka berdua begitu manis. Saya paling menyukai adegan mereka di Kuil Tsukasa, apa yang terjadi di Kuil Tsukasa? Silahkan baca sendiri novelnya. Amanat yang sampai kepada saya juga sangat menarik karena berhubungan dengan perpisahan. Kesan ketika buku ini selesai saya baca adalah, saya ingin berkata "Yonezawa-sensei, mengapa kau sejahat ini kepada saya? Hati saya ini benar-benar lembut lho." Tapi jika endingnya tidak seperti itupun mungkin tidak akan membuat saya memiliki perasaan yang bercampur baur seperti ini. Terima kasih Yonezawa-sensei karena berhasil menelurkan satu lagi karya yang membuat saya kagum. Saya yakin suatu saat ketika saya melihat novel ini kembali, yang teringat adalah Hydrangea atau Ajisai.

       Novel ini saya rekomendasikan untuk kalian pecinta Hyouka, penyuka anime, otaku atau wibu serta fans berat Yonezawa-sensei. Untuk pecinta novel misteri ringan, novel ini sangat cocok untuk kalian meskipun semakin berat pada bagian akhir. Novel yang begitu indah dan menyentuh ini dibandrol dengan harga Rp 99.500,00. Bagi saya harga seperti itu sudah sangat pantas karena memang saya terpuaskan dan rindu saya terobati meskipun saya takut untuk mencari manakah yang merupakan karakter novel Hyouka dalam Goodbye Fairy karena takut kalau-kalau saya tidak menikmati novel ini. Sekian review singkat dari saya mina-san, semoga dapat membantu mina-san. Mata ashita ne~

"Manusia itu, meski akan melupakan ayah yang dibunuh, mereka tidak akan melupakan uang yang dirampok." Halaman 245
Mei 15, 2020 2 komentar

Judul Asli: 被偷走的那五年 (Bèi tōu zǒu dì nà wǔ nián)    
Judul Terjemahan: The Stolen Years
Penulis: Ba Yue Chang An
Penerjemah: Jeanni Hidayat
Penyunting: M. Noviana
Cover design: Chyntia Yanetha
Genre: Romance
Jenis: Mandarin Novel
Penerbit: Penerbit Haru
ISBN: 978-602-7742-66-6
Ukuran: 14x20 cm
Tebal: 384 Halaman
Cetakan ke: 1
Terbit: Januari 2016
Harga: Rp 65.000,00
Rating: 4 of 5

       Konnichiwa mina-san, apa kabar? Kali ini saya akan mereview sebuah novel lama terjemahan Penerbit Haru. Novel ini merupakan novel terjemahan mandarin dan saya yakin jika kalian pasti tahu genrenya adalah romance. Novel ini sebenarnya merupakan novel yang terbit tahun 2016 namun baru kali ini saya berkesempatan untuk membeli dan membacanya. Karena saya percaya jika romace dari M Novel Penerbit Haru tidak pernah gagal. Dari pada kita banyak bicara, mari kita mulai reviewnya mina-san.

Blurb
Benarkah waktu dapat mengikis perasaan cinta?

Hal terakhir yang diingat He Man adalah ia sedang berbulan madu dengan
suaminya, Xie Yu. Namun, tiba-tiba gadis itu terbangun di rumah sakit
dan sudah bercerai. He Man mengalami amnesia dan lupa akkan lima tahun
terakhirnya.

Ia tidak mengerti mengapa ia bisa bercerai dari Xie Yu padahal mereka
saling mencintai. Ia tidak mengerti mengapa sahabatnya sekarang malah
menjadi musuhnya. Ia tidak mengerti mengapa seakan semua orang
membencinya.

Ketika He Man berusaha mengumpulkan kembali kenangan dan
ingatannya, ia mulai menemukan hal-hal yang tidak pernah ia duga
sebelumnya.

Review
       Dari segi desain covernya, saya sangat menyukainya. Warna putih yang dominan dengan efek berwarna merah muda memberikan kesan yang manis. Terdapat ilustrasi seorang gadis dan jam pasir yang saya yakini mencerminkan judul dan isi dari novel. Pemilihan font yang mudah untuk saya baca dan terkesan indah, selain itu pemilihan warna cokelat pada font judul membuat saya semakin nyaman melihatnya. Pada bagian cover juga terdapat hiasan berupa bunga forget me not yang terlihat sesuai dengan judulnya. Secara keseluruhan saya sangat menyukai cover novel ini.

       Alur yang diceritakan pada novel ini merupakan alur maju. Tema yang diangkat sebenarnya cukup klise dengan mengambil amnesia. Tapi bagian menariknya adalah ketika He Man siuman dan tahu jika telah bercerai. Ini adalah poin plus dari novel ini. Penokohan yang unik dan saya dapat melihat perkembangan karakter dengan baik, sosok He Man sebelum dan setelah kecelakaan dan sosok Xie Yu sebelum dan setelah bercerai. Amanat novel ini seperti menunjukkan bahwa ketika mencintai seseorang kita tidak diperbolehkan untuk egois. Sudut pandang yang digunakan yaitu orang ketiga pelaku utama dan saya merasa bahwa suasana novel ini ringan pada bagian awal lalu semakin lama semakin berat. Bagian yang paling mengejutkan adalah terkuaknya rahasia perceraian mereka dan saya juga sangat menyukai interaksi antara He Man dan Xie Yu.

       Novel ini memberikan kesan tentang seseorang yang berpisah namun tetap saling mencintai. He Man yang berkembang secara perlahan, bagaimana He Man beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya setelah hilang ingatan serta usaha He Man untuk mengingat kembali masa lalu. Saya sangat suka sosok Xie Yu yang sabar dan tidak tega terhadap orang lain. Saya sangat menikmati novel ini di alur awal dan kemudian semakin sedih pada bagian akhir. Saya juga suka bagaimana penulis mengaduk perasaan saya pada setiap babnya dan uniknya pada setiap awal bab terdapat kutipan yang berhubungan dengan narasi novel. Sayangnya alur novel ini terlalu cepat, saya masih berharap agar penulis menjelaskan beberapa kegiatan yang berkesan bagi mereka bukan hanya lompat tahun. Novel ini memiliki ending berupa open ending , jadi tergantung bagaimana kalian menginterpretasikan endingnya. Keputusannya ada di tangan kita.

       Saya merekomendasikan novel ini untuk kalian yang menyukai drama Mandarin, mencari makna cinta dan hubungan serta sedang kalut dalam urusan dunia. Untuk kalian yang menyukai genre romance dan membahas tentang pernikahan, novel ini sangat cocok untuk kalian. Novel ini dibandrol dengan harga Rp 69.000,00 harga yang sangat murah untuk ukuran pelajar. Seperti yang saya katakan bahwa novel ini merupakan novel lama, mungkin kalian akan sulit menemukannya di pasaran, tapi ini bukan alasan bagi kalian untuk membeli buku bajakan bukan?

"Akhir dari asmara selalu sama. Awalnya selalu bergaya maksimal, memperlihatkan sisi terbaik; sampai pada akhirnya sama sekali tidak malu untuk bersendawa, juga kentut di depan pasangan." Halaman 106
Mei 14, 2020 No komentar

Judul Asli:  親愛的公主病 (Qīn'ài de gōngzhǔ bìng)
Judul Terjemahan: My Little Princess
Penulis: Macchiato
Genre: Romance
Jenis: Mandarin Novel
Penerbit: Penerbit Haru
ISBN: 978-602-6383-41-9
Ukuran: 13x19 cm
Tebal: 384 Halaman
Cetakan ke: 1
Terbit: Januari 2018
Harga: Rp 79.000,00
Rating: 4 of 5
April 16, 2020 2 komentar

Judul Asli: 杉杉来吃 (Shān shān lái chī)
Judul Terjemahan: Boss and Me
Penulis: Gu Man
Genre: Romance
Jenis: Mandarin Novel
Penerbit: Penerbit Haru
ISBN: 978-602-6383-28-0
Ukuran: 14x20 cm
Tebal: 410 Halaman
Cetakan ke: 1
Terbit: Oktober 2017
Harga: Rp 91.000,00
Rating: 4 of 5
April 16, 2020 No komentar

Judul Asli: Ppyeo (Bone)
Judul Terjemahan: Bone
Penulis: Mijin Jung
Fotografer: Sunhye Oh
Genre: Romance, Mystery, Thriller
Jenis: K-Iyagi
Penerbit: Penerbit Haru
ISBN: 978-623-7351-28-3
Ukuran: 14x20 cm
Tebal: 300 Halaman
Cetakan ke: 1
Terbit: Maret 2020
Harga: Rp 99.000,00
Rating: 4 of 5

Maret 29, 2020 No komentar

Judul Asli: 종 의 기원 (Jong ui giwon)
Judul Terjemahan: The Good Son (Anak Teladan)
Penulis: Jeong You Jeong
Genre: Psychology, Thriller
Jenis: Korean Literature
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 9786020622569
Ukuran: 14x20 cm
Tebal: 408 Halaman
Cetakan ke: 2
Terbit: Mei 2019
Harga: Rp 129.000,00
Rating: 5 of 5
Maret 26, 2020 No komentar

Judul Asli: 人間失格 (Ningen Shikkaku)
Judul Terjemahan: Gagal Menjadi Manusia
Penulis: Dazai Osamu
Genre: Semi-Autobiografi
Jenis: Japanese Literature
Penerbit: Penerbit Mai
ISBN: 978-623-7351-30-6
Ukuran: 13x19 cm
Tebal: 156 Halaman
Cetakan ke: 1
Terbit: Maret 2020
Harga: Rp 59.000,00
Rating: 4 of 5
Maret 15, 2020 2 komentar

Judul Asli: 君のなは。(kimi no na wa.)
Judul Terjemahan: your name.
Penulis: Shinkai Makoto
Genre: Fantasy, Romance
Jenis: Japanese Literature
Penerbit: Penerbit Haru
ISBN: 978-623-7351-20-7
Ukuran: 13x19 cm
Tebal: 336 Halaman
Cetakan ke: 1
Terbit: Januari 2020
Harga: Rp 99.000,00
Rating: 4 of 5
Maret 01, 2020 3 komentar

Judul Asli: Another Episode S
Judul Terjemahan: Another Episode S
Penulis: Ayatsuji Yukito
Genre: Horror, Misteri, Gore
Jenis: Japanese Literature
Penerbit: Penerbit Haru
ISBN: 978-623-7351-27-6
Ukuran: 13x19 cm
Tebal: 272 Halaman
Cetakan ke: 1
Terbit: Januari 2020
Harga: Rp 89.000,00
Rating: 4 of 5
Januari 31, 2020 18 komentar
Newer Posts
Older Posts

Hajimemashite

About Me

Asako
Seorang wibu yang suka membaca buku dan mencoba untuk menjadi blogger. Blog ini berisi tentang buku yang telah saya baca. Kore kara mo yoroshiku onegaishimasu~

Contact me: asakononiwa@gmail.com

Follow Us

Japanese Author

Akiyoshi Rikako Arikawa Hiro Asai Ryo Ayatsuji Yukito Chinen Mikito Dazai Osamu Edogawa Ranpo Fumio Sasaki Higashigawa Tokuya Higashino Keigo Ibuki Yuki Imamura Masahiro Kaiji Motojiro Kawaguchi Toshikazu Kawamura Genki Koshigaya Osamu Matsuda Aoko Minato Kanae Miyashita Natsu Murata Sayaka Nakamura Kou Natsume Soseki Ogawa Mimei Sakae Tsuboi Sasaki Tsukasa Shimada Soji Shinkai Makoto Shoji Yukiya Sosuke Natsukawa Sumino Yoru Tetsuko Kuroyanagi Tsujimura Mizuki Yonezawa Honobu Yoshimoto Banana

Mandarin Author

Ba Yue Chang An Giddens Ko Gu Man Ikumisa Kim Young ha Macchiato Neal Wu Star Cheng Tong Hua Xi Zhi Yang Yang

Korean Author

Jeong You Jeong Kim Young ha Lee Kkoch-Nim Mijin Jung You Sun Dong

Fiction

Comedy Dark Fairytales Drama Fantasy Gore Horror Iya-misu Koten-bu Series Mystery Photography Psychology Romance Semi-Autobiografi Slice of Life Sport Thriller

Non Fiction

Education Self Improvement Semi-Autobiografi Social Sciences

recent posts

Popular Posts

  • (Review) The Tokyo Zodiac Murders
    Judul Asli: 占星術殺人事件 ( Senseijutsu Satsujinjiken) Judul Terjemahan: The Tokyo Zodiac Murders (Pembunuhan Zodiak Tokyo) Penulis: Shimada Soji ...
  • (Review) Kitchen
      Judul Asli: キッチン(Kitchen) J udul Terjemahan: Kitchen Penulis: Yoshimoto Banana Penerjemah: Ribeka Ota Pemeriksa Bahasa: Andry ...
  • (Review) I Saw The Same Dream Again
    Judul Terjemahan: Mata, Onaji Yume wo Miteita Judul: I Saw The Same Dream Again Pengarang: Sumino Yoru Genre: Slice of Life Jenis: J...

Blog Archive

  • ▼  2023 (10)
    • ▼  Desember (3)
      • (Review) Imprisonment
      • (Review) Motherhood
      • (Review) The Cat Who Saved The Book
    • ►  November (1)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (2)
  • ►  2021 (8)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  April (3)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2020 (29)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (3)
    • ►  Agustus (6)
    • ►  Juli (5)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (6)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (4)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2019 (22)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (6)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (6)
  • ►  2018 (16)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (2)
    • ►  September (2)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (3)
    • ►  Januari (4)
  • ►  2017 (2)
    • ►  September (2)
Diberdayakan oleh Blogger.

Created with by ThemeXpose